Apa itu YAJNA?

Januari 1, 2011 Tinggalkan komentar

Yajna berasal dari kata sanksekerta yang berasal dari kata “yaj” yang berarti memuja, menyembah atau berdoa. Suatu ketika saya pernah bertanya pada diri saya sendiri apakah yajna harus berupa meteri, alat, atau dalam bentuk sesaji, karena tiap saya melihat orang berkata “mari beryajna”, hal yang saya sering lihat adalah dalam bentuk material. Hal ini saya sering saya pada umat hindu. Padahal menurut arti yang luas yajna tidak hanya berupa material, upakara tapi juga mencakup etika, moral dan spiritual. Jika ada yang mengatakan yajna harus ada material berarti orang tersebut masih memiliki keterbatasan tentang yajna.

Apabila kita sebagai umat Hindu hanya mengetahui yajna sekedar mempersembahkan sesaji atau upakara itu hanya tingkatan paling rendah dalam pengekspresian perasaan cintanya kepada Tuhan. Dan dalam yajna pelaksanaannya harus ada etika yang dipakai pedoman agar apa yang di lakukan mendapat hasil yang memuaskan dan pedoman itu berasal dari kitab suci. Selain ada etika dalam pelaksanaan yajna juga harus dibarengi dengan moral, karena dengan moral umat Hindu dapat mempertahankan ekstensinya. Selain itu yang paling penting dalam beryajna adalah spiritual, dengan spiritual yang baik maka seseorang mampu mengangkat derajat dirinya sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang paling tinggi.

Yajna yang berarti berdoa yang menggunakan persembahan baik berupa doa-doa, kewajiban, materi, dan melayani dan harus didasarkan pada yang  namanya iklas. Yajna adalah tindakan bukan sekedar kalimat yang diucapkan. Dalam Hindu sendiri disebutkan ada 5 yajna yang harus dilakukan dalam hidup ini yang disebut dengan Panca Yajna, terdiri dari :

1.    Dewa Yajna yang merupakan ungkapan rasa terima kasih kepada semua Dewa-Dewa yang mengerakkan alam semesta ini beserta dengan isinya.

2.    Pitra Yajna adalah ungkapan terima kasih dan hormat kepada leluhur yang telah menurunkan ilmu dan  budaya pada kita. dan memberikan kita kasih sayang semasih kita kecil.

3.    Rsi Yajna adalah ungkapan terima kasih yang ditujukan kepada orang – orang suci maupun pendeta ataupun guru, karena oleh mereka kita dituntun untuk meningkatkan harkat dan derajat kita nantinya.

4.    Manusa Yajna merupakan ungkapan terima kasih yang ditujukan kepada sesama manusia. Biasanya dilakukan dengan cara melayani sesama manusia dengan melakukan sesuatu yang berfungsi untuk mensejahterakan masyarakat.

5.    Bhuta Yajna adalah ungkapan terima kasih kepada mahluk-mahluk yang lebih rendah dari manusia.

Kelima yajna diatas wajib dilaksanakan oleh umat Hindu. Fungsi dari pelaksanaan sebuah yajna adalah untuk menghilangkan sifat egoisme yang ada dalam diri manusia. sebagai contoh : “ada seseorang yang setiap hari setiap jam makan selalu makan ditempat yang bisa dibilang mewah, tapi pada saat hari raya dimana orang-orang pada sibuk membeli perlengkapan sembahyang maupun banten orang tersbut hanya membeli sedikit bahan untuk banten maupun upakara, sedangkan untuk makan dia rela menghabiskan uangnya di sebuah restoran”. Jadi dalam setiap melakukan yajna seharusnya dilaksanakan dengan hati yang iklas dan seharusnya juga didasarkan pada kemampuan, jangan baru dibilang “yang penting iklas” kita beryajna sekedarnya. Mulai sekarang beryajnyalah dengan hati yang iklas, suci lahir dan bathin dan sesuaikan yajna kita dengan kemampuan, jika ingin beryajna janganlah terlalu memaksakan dalam artian jika tetangga anda membawa banten gebogan setinggi 2 meter sedangkan anda membawa hanya 1 meter, biarkanlah tetangga anda melakukannya karena mungkin dia mempunyai kemampuan untuk itu. Jadi beryajnyalah mulai dari rumah dan biasakan dengan hati iklas.

Kategori:Uncategorized

Studi Kasus Kegagalan Migrasi Sistem Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia 22 November 2010

November 25, 2010 Tinggalkan komentar

Nama Anggota Kelompok :
1. Miftah Fahmi F (07520241014)
2. Safetyo Pambudi (08520241009)
3. Adi Setiawan (08520241012)
4. I Wayan Deta A.A (08520241019)
5. Fajar Kurniawan (08520241021)
Studi kasus yang dibahas disini merupakan studi kasus yang diberikan dalam mata kuliah Sistem Keamanan jurusan Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Yogyakarta pada tanggal 24 November 2010.

Pertanyaan :

1. Bagaimana membangun sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi yang handal untuk kasus Garuda? (Secara General)

2. Sisi operasional dan logistic untuk kasus migrasi sistem, lantas bagaimana sistem migrasi yang aman?

3. Sisi marketing, bagaimana memperbaiki hancurnya image karena sebuah kegagalan sistem?

Jawaban :

 

1. Tentang membangun sistem TIK yang handal untuk kasus Garuda Indonesia :

a. Melakukan perancangan sistem komputerisasi secara mendetail sehingga tugas dari masing-masing subsistem terbagi secara merata.

b. Buat subsistem-backup untuk masing-masing subsistem agar dapat melakukan proses backup secara berkala.

c. Tingkatkan level keamanan baik sisi hardware maupun sisi software.

d. Melakukan pembagian tugas operasional pengelolaan sistem komputer secara jelas dan terjadwal rapi untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama sistem komputer beroperasi.

 

 

2. Tentang sisi operasional dan logistic kasus migrasi sistem :

a. Sebelum melakukan proses migrasi sistem :

i. Melakukan proses uji coba sistem yang baru secara keseluruhan dalam jangka waktu tertentu (untuk kasus Garuda, uji coba sistem telah dilakukan selama 3 bulan sebelum dilakukan proses migrasi yang sebenarnya).

ii. Melakukan uji kelayakan jangka panjang dari sistem baru yang sedang dikembangkan.

iii. Melakukan sosialisasi pada semua pengguna sistem mengenai SOP dari sistem baru yang akan segera diimplementasikan.

 

b. Setelah melakukan migrasi sistem :

i. Mengamati aktivitas sistem baru

ii. Melakukan backup secara berkala untuk meminimalkan kegagalan data.

iii. Jika ditemui kesalahan sistem, hentikan operasional yang bersangkutan atau ganti dengan sistem lama untuk sementara selama dilakukan pembenahan.

iv. Ulangi step (i-iii) diatas sampai didapatkan sistem yang stabil dan sesuai project yang ditetapkan.

 

3. Tentang sisi marketing, bagaimana memulihkan citra / image yang hancur akibat kesalahan sistem komputerisasi :

a. Membenahi dan meningkatkan fasilitas dan service.

b. Membuka layanan suara konsumen untuk menampung aspirasi yang diinginkan oleh konsumen.

c. Langkah terpentingnya adalah publikasi pembenahan sistem komputerisasi yang baru kepada masyarakat luas, dan meyakinkan public bahwa sistem komputerisasi yang baru sudah bisa mengatasi permasalahan yang ada sebelumnya.Langkah ini penting untuk tetap menjaga kepercayaan konsumen.

d. Langkah berikutnya adalah tetap mempertahankan mutu pelayanan setelah implementasi sistem komputerisasi baru. Misalnya dengan jadwal penerbangan yang selalu on time sehingga kepercayaan masyarakat konsumen tetap terjaga.

Kategori:Uncategorized

ni foto waktu jalan2 dijogja ngisi waktu luang..

November 18, 2010 Tinggalkan komentar

hari ini g da posting

Kategori:Uncategorized

Hasil Foto Waktu Pulang Kebali tgl 9

Oktober 30, 2010 2 komentar

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

hehe..

baru sedikit yang aku upload..

hehe..

besok lagi ya gan…

Kategori:Uncategorized

Bagaimana Nasib Bali??

Oktober 28, 2010 Tinggalkan komentar

Hai sobat blogger, giaman neh kabar kalian?? moga-moga baik aja..

pada kesempata ini saya hanya ingin mengungkapkan unek-unek yang ada dihati saya tentang bagaimana Bali nantinya..

saya lahir ditabanan dan sempat tinggal di singaraja dan akhirnya menamatkan SMA di Badung( bukan badung yang berkonotasi nakal, tapi kabupaten). dan sekarang melanjutkan ku’Liah di jogja. kemarin waktu libur semester genap aku pulang kebali, kepangkuan ibu pertiwi dan pangkuan ibuku( udah gede masih seneng dipangku). aku pulang naik kuda sambil bawa beling yang banyak(manknya kuda lumping), ya enggaklah.

aku pulang naik bus, biar murah. dan sesampainya dibali.

kurasakan ada yang berbeda,  karena waktu dlu pulang liburan semester ganjil BALI TIDAK SEPANAS SEKARANG waktu liburan itu.

entah apa yang terjadi dengan Pulau Dewata sekarang. padahal aku pulang ingin menikmati indahnya dan sejuknya pulau seribu pura tersebut ternyata yang kudapatkan adalah panas dari matahari yang sangat-sangat menyengat dan asap knalopot kendaraan yang membumbung hingga langit ketujuh. karena hal tersebut aku jadi malasa untuk keluar rumah(tapi kalo mandi tetep, malas..). ada satu hal yang membuat aku sedikit heran, berapakah peningkatan kendaraan dan peningkatan jumlah orang yang ada dibali? sampai sepesat itukah peningkatan itu terjadi.  mungkinkah pemerintah daerah sudah tidak peduli dengan keadaan yag seperti sekarang?? coba saja lihat (jika anda dibali), dari jalan by pass sampai simpang siur biasanya macet dari jam 3 samapai malam. apakah yang menyebabkan hal tersebut??(bukan siKomo lewat ya) tapi  karena semakin lama semakin banyak penduduk di bali yang telah memiliki kendaraan roda Empat(Becak… becanda,mobil maksudnya) dan yang jadi masalah biasanya setiap rumah memiliki mobil lebih dari 2. coba bayankan apabila ada 2000 rumah yang setiap rumahnya ada 2 mobil, ada berapakah jumlah mobil yang ada dibali( ada banyak Pak guru) yang lalu lalang setiap hari?. menurut aku sich, kenapa ga diberlakukan aja jamu ntuk menggunakan kendaraan. misalnya, kendaraan roda 4 hanya boleh digunakan dari jam 16.00 sampai selesai, dan berrangkat kekantor menggunakan sepeda, bukankah hal kecil seperti itu akan membuat sesuatu yang besar dikemudan hari, atau tinggal membuat halte-halte bus di titik pusat kota supaya aksesnya lebih mudah dan biayanya juga relatif murah. budayakan hal-hal kecil yang seperti itu.

jadi, mari kita orang-orang bali belajarlah dari yang sudah tua. ” Jangan lakukan apa yang kau dengan dari orang lain, tapi dengarkanlah dan lakukan apa yang menurutmu baik” : Warren Buffet

tunggu postingan selanjutnya ya..

capek neh..

salam olahraga..

Kategori:Uncategorized

apakah arti sebuah sahabat bagi anda?

Juni 22, 2010 1 komentar

perkenalkan, nama saya deta sekarang kuliah di sebuah universitas di yogya. saya ingin berbagi tentang cerita saya dengan sahabat-sahabat saya.

mungkin anda bertanya apakah sahabat dengan teman itu sama?. menurut saya dua kata tersebut memiliki arti yang berbeda, teman biasanya hanya ada disaat kita senang dan jika ada masalah teman biasanya lebih sering menghindar daripada membantu. sedangkan sahabat merupakan orang yang mau memberi kita semangat pada saat kita sedang membutuhkan, ikut senang saat kita senang. itu terbukti saat SMA saya bertemu dengan sahabat-sahabat saya. pada waktu itu kami bersahabat dengan 8 orang. Dan, biasalah sifat anak SMA dulu, kami membentuk sebuah kelompok apabila ada jam istirahat kami kekantin bareng, jika malam minggu kami keluar bareng (kayak sekolompok gay)…

dan biasanya kami selalu berkunjung kerumah sahabat yang satu dengan yang lainnya( “kamuflase dalam minta makanan” ).  itu kami lakukan samapai kelas 3. dan pada suatu ketika ( kayak cerita jaman kuno ya, pake suatu ketika).. Pada saat Mos adik-adik kelas kami biasa nongkrong didepan kantor ngelihat adik-adik lagi dimarah-marah sama panitia ospek. dan tanpa sengaja pandanganQ terpusat pada seekor… eh seorang cwe yang manis. trus kami pun saling berpandangan makin lama makin dekat, dan kami bertabrakan dan alat-alat MOSnya jatuh(kayak di film -film aja), itu ga da sebenarnya. yang bener saya melihat tu cwe kok cakep ya. dan saya pun memberanikan diri untuk berkenalan. tapi pada saat yang bersamaan, sahabat saya pun juga sudah berkenalan dengan cewe itu. lalu selang beberapa minggu mereka jadian. sahabat saya sebenarnya mengetahui jika saya menyukai cwe tersebut, tapi dia mengambilnya sambil mengejek saya. tapi saya tidak pernah merasakan marah ataupun kesal dengan sahabat saya. entah itu yang disebut persahabatan atau hanya ……………..

Kategori:Uncategorized

Makna dari sebuah perjuangan Cinta

April 5, 2010 1 komentar

….cinta tidak akan mengenal kedalamannya sendiri sampai tiba saat perpisahan(Kahlil Gibran).

Mungkin temen-temen dch sering baca tulisan diatas, baik secara sengaja ataupun tidak, dipaksa oleh guru ataupun nafsu untuk membaca buku(bukan nafsu yang lain yoo.).  tapi jujur, saya belum mengerti penuh tentang arti kalimat diatas(Tanya ja m yg Buat)..

tapi menurut saya, tulisan ini mengartikan bahwa cinta adalaha anugrah tuhan yang dimiliki oleh setiap ciptaanya(yg bisa bergerak dan berkomunikasi tentunya). so, cinta itu bisanya dari mata turun kehati. meskipun wajibnya seperti itu, tapi sekarang cinta kebanyakan dari dompet naik ke mata..

dulu saya pernah membaca buku(lupa judulnya apa) yg menceritakan tentang kisah cinta seorang pria dengan wanita(bukan romi n juleha ya…). critanya di daerah polandia yang pada abad 19 – 20 masehi masih dikuasai oleh rusia. nah pada waktu itu setiap laki2 yang usianya sudah cukup, maka mereka akan diajak ikut berperang. Sam(nama prinya) yang sudah berumur 17 tahun akan diikutkan dalam perang, dan kemungkinannya kecil untuk kembali pulang. Setelah berpikir panjang antara ikut berperang dengan mencari tambatan hatinya, Sam memutuskan untuk pergi mencari tambatan hatinya yang ada di new york, dengan berbekal makanan dan minumam seadanya. tapi jika ke new york dia harus melewati perbatasan yang dijaga. tapi beruntung, pada waktu dia akan melewati penjaga dia mengenal salah satu penjaga perbatasan. dan akhirnya dia dapat menyebrang ke new york dan bertemu dgn tambatan hatinya dan mereka menikah.(Chiken soup)

Akhir yang sangat bgus. so, jangan pernah melupakan yang namanya keajaiban cinta. jika hatimu merasa klop dengan dirinya jangan dipendam dalam hati, karena jika dia sudah pergi kamupun tidak dapat berkata apa-apa. katakanlah cintamu pada dirinya.

NB: Jangn pernah lihat lawan jenismu dari penampilan karena itu hanya nafsu.

Kategori:Uncategorized